Showing posts with label patrotisme. Show all posts
Showing posts with label patrotisme. Show all posts

Thursday, 24 March 2011

Aku Cinta Produk Indonesia

Mendengar aku cinta produk Indonesia jadi teringat kata-kata iklan produk dari Maspion, juga teringat akan film ACI (Aku Cinta Indonesia), sebuah film remaja di tahun 1980-an di TVRI. Kata-kata manis untuk cinta negeri ini sekarang mulai didengungkan lagi. Hal ini tidak lepas dari kesepakatan adanya pasar bebas.yang mulai masuk ke Indonesia. Kecintaan pada Indonesia sebenarnya jangan diragukan lagi dihati rakyat negeri ini.
Cinta produk dalam negeri baiknya diawali dari diri sendiri. Sudahkah kita bangga memakai produk dari hasil anak bangsa?
  • Bidang Pertanian
Pertanian kita sebenarnya sudah bagus bila kebijakan pemerintah lebih berpihak kepada petani Indonesia. Kebijakan ini bukan berarti harus proteksi tingkat tinggi, tetapi mengantarkan petani Indonesia menjadi lebih modern, berkualitas tinggi, dan mampu bersaing di tingkat Internasional.
Mahalnya pupuk, kelangkaan benih, rendahnya mutu panen, dan lain sebagainya mendorong kehidupan petani stagnan/terhenti. Masyarakat juga agaknya lebih suka menikmati produk impor, contoh saja mereka lebih bangga dengan buah impor dibanding buah lokal, padahal kandungan kemananan dan gizi jauh lebih baik buah lokal. Gengsi menjadi alasan. Inilah tugas kita bersama, dengan dorongan pemerintah tentunya. Pemeliharaan tanah pertanian dengan pengelolaan yang baik serta mendorong ekspor pertanian yang berkualitas, tentunya akan lebih meningkatkan kehidupan petani dikemudian hari.

Tuesday, 6 April 2010

Kewilayahan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki posisi strategis. Menurut astronomis, letak indonesia berada di 60 LU - 110 LS dan 950 BT – 1410 BT atau secara geografis terletak di antara benua Asia - benua Australia dan samudra Hindia - Atlantik. Kewilayahan yang begitu luas dengan ribuan pulau merupakan potensi yang besar bagi Indonesia itu sendiri. Wilayah yang luas dengan beraneka ragam sumberdaya alam serta suku-bangsa adalah kekuatan yang dapat diolah menjadi kekuatan yaing luar biasa hebat. Bila ditinjau lebih jauh, kewilayahan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) memiliki historisitas yang cukup unik.

Kewilayahan NKRI masa Kerajaan Sriwijaya (abad 7 M - abad 13 M)
Menurut beberapa prasasti yang ditemukan di sekitar Sumatra, Jawa, dan Semenanjung Malaka, maka dapat dipastikan bahwa wilayah Sriwijaya meliputi seluruh Sumatra, sebagian Jawa, dan Semenanjung Malaka. Dalam tulisan ini kerajaan Sriwijaya dianggap berakhir di abad 13 M, saat terjadi "ekspedisi Pamalayu" oleh Kerajaan Singosari dibawah pemerintahan Kertanegara. Kata Pamalayu dan "Suwarnabhumi" yang terpahat di prasasti Amogaphasa, menandakan bahwa Sriwijaya telah berakhir dan digantikan Melayu atau Suwarnabhumi (atau hanya berganti nama saja? ) perlu dikaji lebih lanjut. Jadi wilayah NKRI yang sekarang juga meliputi Sumatra dan Jawa, dapat dikatakan kelanjutan kewilayahan Sriwijaya. Perlu diketahui, penaklukan Sriwijaya dimasa dahulu ke daerah lain jangan diartikan sebagai penjajahan karena yang terjadi penaklukan dengan peradaban, conquer and civilization.

Tuesday, 9 June 2009

Pentingnya Sejarah



Sejarah.........merupakan suatu ilmu yang sering dianggap remeh, bahkan ada yang menyebutnya, untuk apa luka lama dibuka kembali.
Jika ditelaah lebih lanjut, sejarah memiliki arti penting yang diantaranya:
1. Sejarah berfungsi sebagai alat legitimasi, sebagai contoh penggunaan silsilah keluarga
2. Sejarah sebagai alat pemersatu, sebagai contoh kerajaan Majapahit dan Sriwijaya baru dikenal bangsa Indonesia saat penjajahan Belanda.
3. Sejarah berfungsi sebagai alat pembenar suatu kebijakan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan lainnya.

Bagi pemerhati sejarah, mari kita cari kebenaran sejarah itu sendiri, meskipun segala sesuatunya tidak ada yang paling benar, kecuali ALLAH SWT, karena sejarah akan bermakna jika mendapatkan suatu opini dari peneliti/pemerhatinya, asalkan dapat dipertanggungjawabkan metodenya.

Mengambil acara di suatu televisi swasta, boleh usul tapi jangan asal dan jangan asal kalau usul.

Disqus Shortname

Comments system