
Kegiatan wisata merupakan bukan lagi menjadi gaya hidup, tetapi suatu kebutuhan hidup. Wisatawan, orang yang melakukan wisata, dapat memetik berbagai manfaat dari berwisata. Manfaat berwisata diantaranya adalah mendapatkan kesegaran dalam pemikiran akibat stress pekerjaan, menambah wawasan, menambah ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya. Ketercapaian manfaat yang maksimal juga didukung oleh tempat wisata yang akan dituju. Pemilihan tempat wisata yang mencakup 3 S (something to do, something to see, and something to buy) akan menghasilkan kemanfaatan yang besar.
Jawa tengah dengan berbagai potensi wisata menawarkan berbagai tempat wisata keren, menyenangkan, nyaman, dan tak terlupakan. Wisata sejarah, wisata alam, wisata pendidikan, wisata kuliner, sampai dengan wisata budaya dan wisata petualangan tersajikan secara komplit.
Tempat wisata sejarah di Jawa tengah yang berkategori sejarah mencakup dari masa prasejarah sampai dengan masa kemerdekaan. Peninggalan punden berundak masa megalitikum hingga perbentengan masa kolonial. Punden berundak, menhir, dan dolmen bahkan perbagai sisa “industri” perhiasan batu masa purba ada Purbalingga.

Menhir di Dukuh Pamujan-Purbalingga
Sumber: https://cahyanitarahardjo.wordpress.com/2013/07/02/tempat-pemujaan-di-situs-pamujan/
Nyamuk merupakan serangga yang menjadi vektor penyakit. Berbagai jenis nyamuk tercatat membawa akibat cukup fatal dari gigitannya. Nyamuk sebenarnya tidaklah menggigit, namun menghisap melalui mulut yang berbentuk mirip jarum suntik berbahan lentur, karena bisa digulung. Mulut nyamuk mirip dengan mulut kupu-kupu. Jadi sebenarnya nyamuk itu melakukan penghisapan bukan penggigitan, karena menggigit pasti menggunakan gigi. Penyakit yang ditularkan melalui nyamuk diantaranya demam berdarah, malaria, kaki gajah, chikungunya, dan demam kuning.
Proses pencegahan sudah dilakukan sejak nyamuk masih berbentuk larva yaitu jentik-jentik dengan upaya 3 M (mengubur barang bekas yang dapat menampung air, menguras bak mandi dan tempat penampungan air, dan menutup tempat-tempat penampung air. Akan tetapi hal tersebut belum cukup, untuk mencegah nyamuk yang sudah dewasa mengigit maka diperlukan obat nyamuk. Obat nyamuk yang ampuh dalam menjaga dari gigitan nyamuk adalah HIT obat nyamuk.
HIT obat nyamuk selain ampuh dalam mencegah gigitan nyamuk, juga aman bagi kesehatan keluarga. Prinsip HIT obat nyamuk berupa HIT terinspirasi ibu, memberi arti arti bahwa HIT obat nyamuk menjadikan ibu sebagai inspirasi dalam perlindungannya. Ibu akan memberikan perlindungan bagi orang-orang yang dikasihinya, khususnya anak-anak. Seorang ibu dengan sifat keibuannya akan melindungi sepenuh hati, begitu pula HIT obat nyamuk. Prinsip melindungi, memberi kenyamanan, dan dilakukan sepenuh hati, itulah HIT obat nyamuk. Akhirnya ucapan selamat tinggal nyamuk-nyamuk yang nakal dapat dengan lantang dilakukan.
Candi yang terletak di desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, ini merupakan candi Hindu dengan badan candi berada di bagian kaki candi.
Berlokasi di tempat yang tidak jauh dari Candi Pari (hanya sekitar 50 m, masih didesa yang sama). Bagian-bagian candi masih tampak meskipun banyak kerusakan dan bagian yang hilang. Nama Sumur berasal dari sumuran yang ada diruang utama candi. Pendirian candi sumur diperkirakan sejaman dengan Candi Pari.Ragam hias yang ada hampir tidak ada.
Candi Jago terletak di Dusun Jago, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Candi yang diidentifikasi dari nama jajaghu dalam Pararaton merupakan tempat pendharmaan raja Singasari, Wisnhnuwardhana. Raja yang bergelar Sri Jayawisnuwarddhana Sang Mapanji Seminingrat Sri Sakala Kalana Kulama Dhumardana Kamaleksana didharmakan sebagai Dewa Wisnu dengan atribut khas nya kerang dan cakra. Beliau memerintah Singasari dan mengidentifikasi diri sebagai cucu dari Bhatara Siwa (Ken Arok/Sang Amurwabumi/Ranggah Rajasa).
Remidial UH II IPS Terpadu